Silent Mountain

==============================================================================================================

==============================================================================================================

Rabu, 10 Februari 2010

lapar meningkatkan daya ingat

ternyataa,,inii ada sebuah kabar gembira bagii yg ingin mengerahkan daya ingat.

Sebuah penelitian menyebutkan,perut yg kosong ternyata membantu membentuk dan membangkitkan daya ingat.

demikian penelitian yg dilakukan Yale University di AS. para ilmuwan Amerika tersebut menemukan bahwa sejumlah hormon

pemicu lapar yaitu ghrelin bisa meningkatkan jumlah sambungan syaraf dalam otak.

Hormon ghrelin dilepaskan oleh lambung yg kosong ke dalam aliran darah. Hormon ini dikenal mampu mengaktifkan

syaraf penerima di otak.

Sebelumnya, para ilmuwan mengetahui bahwa hormon tersebut bekerja di wilayah otak yg disebut hypothalamus.

Namun tim dari Yale ini menemukan bahwa hormon ituu kemungkinan berdampak pada aktifnya wilayah lainnya yaitu

hippocampus, yg esensial dalam proses belajar mengajar.

Dalam penelitian terungkap, pada tikus yg kekurangan ghrelin, koneksi syarafnya di wilayah tersebut

lebih sedikit 25%.

Sebaliknya, penambahan ghrelin pada tubuh tikus normal meningkatkan jumlah koneksi syaraf dalam hippocampus.

Tikus tersebut kemudian menunjukkan adanya peningkatan saat diuji belajar dan daya ingatnya,,(Sekedar info aja
Dalam jurnal Nature Neuroscience, tim Yale menulis,"Penelitian tersebut menunjukkan bukti bahwa ghrelin bisa lebih

mengendalikan fungsi otak dan menunjukkan adanya kaitan molekuler antara kemampuan belajar dan metabolisme energi."

Penelitian ini tentu saja meningkatkan harapan untuk penemuan obat baru, misalnya pada penyakit Alzheimer.

Namun tim Yale mengingatkan efek sampingnya,yaituu kemungkinan penambahan berat badan.

Profesor Stephen Bloom, ahli pengendalian nafsu makan dari Imperial College London, mengatakan pada BBC,"Daya ingat

dapat dinyalakan dan dimatikan, dan kerap menyala justru pada saat stress."

"Penelitian tersebut menarik dan sepenuhnya masuk akal bahwa kita jadi lebih waspada dan siaga untuk mengingat dan menggali

ingatan lebih baik saat stress akibat lapar," kata Bloom.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar